Tuesday, July 14, 2009

for a special friend

hitam gelapnya malam memenuhi kamarku
semua cahaya telah meredup berpuluh puluh menit yang lalu
namun aku masih tidak bisa memejamkan mata dan tertidur juga
setiap kali aku memejamkan mata
pikiran pikiran sedih memenuhi seluruh kepalaku
pikiran dimana semua akan pergi ke tujuan masing masing
aku bukanlah seseorang yang bisa berkembang di suasana yang sunyi
bercanda tawa bersama kalian merupakan alasan aku bisa ceria
tertawa yang terbahak bahak yang kita lakukan setiap hari selama satu tahun
tak kusangka tak akan kulalui lagi sekarang
aku memikirkan kalian berdua yang akan pergi
pergi meninggalkanku di duniaku yang sekarang meredup
berpuluh puluh, bahkan beratus ratus tetes air mata
membanjiri mataku dan membasahi pipi serta mulutku
aku mengumpat di bawah selimutku
agar tidak ada yang bisa tahu aku sedang menangis
aku meneteskan air mata untuk sebuah alasan yang egois
aku tidak mau kalian pergi sekarang
aku tidak mau kalian menempuh jalan yang ditakdirkan untuk kalian
aku tahu aku memang masih terlalu kekanak kanakan
untuk meminta kalian agar kalian tidak jadi pergi
ketika waktu menunjukkan pukul sepuluh lewat lima puluh tujuh
saat yang lain sudah tertidur pulas di kamarku
aku masih tetap saja terbangun
aku masih mengumpat di bawah selimutku
mataku lebam karena belum juga berhenti menangisimu
badanku lemas karena terlalu letih menangis
dan tiba tiba telepon genggamku berbunyi
dan kulihan ada sebuah pesan masuk
sebuah pesan yang mengandung kata kata mutiara
yang membuat hatiku tenang
"kita pasti ketemu lagi nanti pas udah jadi orang semua"
kalimat itu membuka mataku dengan segera
aku menyadari bahwa kalian juga tidak ingin pergi
namun ini memang sudah jalannya
dan atas pesan itu aku berjanji pada diriku sendiri
aku tidak akan lagi meminta kalian untuk tinggal
aku akan mendoakan keberhasilan kalian
dan aku akan menunggu saat saat kita bertemu lagi
saat saat dimana kita sudah menjadi "orang" lagi :)

for a special friend, Miss Adela Oktaviani

No comments:

Post a Comment